Rabu, 04 Desember 2024

Hidup Sehat Dengan FitrahNya

 Oleh : Sinse Tukidun.S.Ud

 

Bismillahirrohmanirrohim, 

    Sesui dengan judul diatas dimana hidup sehat sesui dengan fitrahnya adalah sebuah pengantar bahwa untuk hidup sehat ternyata kita sudah diberi rumus dari fitrahnya sebagai manusia dan sebagai mahluk hidup, dimana ketika kita melihat alam dimana alam ini ada yang namanya hukum berpasangan, dan jika dalam pengobatan tradisional cina kita menyebutnya dengan konsep Yin dan Yang, dan jika dalam islam kita mengenalnya dengan hukum berpasangan,

Ayat-ayat Al-Qur'an yang menyebutkan tentang hukum berpasangan dalam Islam adalah:

· QS. Adz-Dzariyat: 49, "Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)" 

· QS. An-Naba: 8, "Wa khalaqnākum azwājā", yang artinya "Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan" 

· QS. Yaa Sin: 36, "Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" 

· QS. Az-Zukhruf: 12, "Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi" 

 seperti ada lelaki ada perempuan, ada malam ada siang, ada atas ada bawah, ada api ada air, dimana ini adalah konsep pertama yang harus kita pahhami sebelum ke tahap selanjutnya dalam memahami konsep kesehatan secara menyeluruh, atau holistik.

dari konsep berpasangan kita bisa manrik benang merahnya bahwa ketika kita ingin sehat maka harus menyeimbangkan, kedua hukum sunatulah tadi, sebagimana kita pernah ketahui ketika dalam thibbunabawi ada, Rasulullah pernah menganjurkan pengobatan untuk konsumsi madu, dimana kondisi ini digunakan untuk tonifikasi atau menambah energi, 

Rasulullah bersabda "Barangsiapa meminum tiga sendok madu dalam tiga pagi saja setiap bulan, niscaya ia tidak akan terkena penyakit".

Rasulullah SAW bersabda, "Aku sarankan bagimu kedua penyembuh tersebut, Alquran dan madu".

tentunya maksud dari hadist ini untuk menjaga tubuh agar nutrisi dalam tercukupi karna dalam madu itu terdapat nutrisi yang lengkap yang di butuhkan oleh tubuh, dan kenapa tidak menyarankan dikonsumsi setiap hari, dan dalam tiga pagi saja dalam setiap bulanya, karna dalam madu juga terdapat gula, dimana meskipun madu itu baik jika dikonsumsi secara berlebihan juga bisa merusak keseimbangan dalam tubuh dimana sifat madu panas lembab, jika terus menerus akan membuat badan akan terkena sindrome panas dan lembab, bahkan kadar gulanya juga bisa membuat orang dengan kondisi tertentu akan memperparah penyakit gulanya. 

jadi jagan asal ya dalam konsumsi apapun sebagai obat itu harus ada resep dan takaranya, semua butuh ilmu, makanya ketika kita menjumpai dalam kemasan obat harus dengan resep dokter, karna dalam setiap obat yang kita konsumsi ada efek yang akan kita dapatkan, jika sesui takaran akan menjadi obat namun jika berlebihan bisa menjadi racun, begitu juga herbal harus pahami dulu karakter herbal itu sifatnya apa, dan jika belum paham alangkah baiknya kita konsultasi pada ahlinya yang kompeten, dibidangnya, jika kita konsumsi herbal berlebihan contohnya, 

ketika kita mendapati hadist tentang anjuran berobat dengan habatussauda, 

dalam kitab Shahih Muslim Bab Berobat dengan al-Habbah as-Sauda’

“Dari Abu Hurairah bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di dalam al-Habbah as-Sauda’ itu ada kesembuhan (obat) bagi setiap penyakit kecuali as-Sam”. Dan as-Sam itu adalah kematian dan al-Habbah as-Sauda’ itu adalah as-Syuniz (nama lain dari al-Habbah as-Sauda’/jintan hitam).

dari hadit diatas kita dalami dan pahami dengan ilmu kesehatan kedokteran timur, jangan ditelan mentah, mentah semua penyakit pasti akan sembuh hanya dengan konsumsi habatussauda, tidak ada yang salah dengan hadist diatas namun yang salah adalah jika kita tidak mau belajar bahwa habatussauda itu sifatnya panas kering jika di berikan pada pasien yang sudah panas dan kering maka akan tambah parah penyakitya bukan kesembuhan, 

Ibnu Qayyim dalam sebuah kitabnya menyampaikan bahwa redaksi “setiap penyakit ada obatnya” bersifat secara umum. Allah menciptakan obat-obatan untuk menyembugkan berbagai penyakit. Hadits di atas mengisyaratkan perintah untuk berobat. Menurut Ibnu Qayyim, berobat sama sekali tidak bertentangan dengan tawakkal.

Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obatnya dan menjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya. Maka berobatlah kalian, dan jangan kalian berobat dengan yang haram.

(HR. Abu Dawud dari Abu Darda)

Setiap penyakit memiliki obat. Bila cocok obat dengan penyakitnya maka akan sembuh dengan izin Allah Ta’ala.

jadi ketika kita konsumsi sesutu sebagai ikhtiar kesembuhan alangkah baiknya anda konsultasi dulu kondisi badan anda dimana ketika sudah tau kondisi badan maka sang dokter atau tabib, atau praktisi kesehatan yang telah mendiagnosa dengan tepat akan memberikan obat yang tepat, jika habatussauda itu sifatnya panas kering maka bisa digunkan sebagai obat pada kondisi pasien yang kondisnya dingin lembab, dengan hukum sunatullah tadi keseimbangan antara panas dingin, 

ada pula kondisi dimana kita dapati bahwa ketika Rasulullah SAW, menganjurkan untuk memakan kurma setiap harinya 7 butir, 

 "Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir. Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda, "Kurma ajwa itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun." (HR Ibnu Majah dari Sahabat Jabir bin Abdillah dan Abi Sa'id.

 

dari hadist diatas yang harus kita pahami adalah bahwa kenapa kurma bisa dikonsumsi setiap hari ya karna disana Rasullullah jelas bahwa 7 butir itu adalah takaran yang pas dimana kurma dengan sifat sedikit panas dan agak lembab, dengan menyebutkan 7 butir itu sudah memberikan batasan agar kita mengkonsumsi kurma sesui dengan kebutuhan nutrisi tubuh harian, dimana jika nutrisi tubuh kita tercukupi maka kita akan lebih fit menjani hari dan bisa mangkal radikal bebas, dan racun yang ada dalam tubuh kita, 

dan pasti ada keberkahan yang lain dalam mengikuti sunnahNya, 

jadi untuk sehat kita membutuhkan ilmu ya jangan asal dalam berobat, dan jika ingin berobat maka berobatlah dengan ahlinya yang kompeten, 

semoga Allah memberikan kesembuhan pada setiap hamba yang Allah uji dengan kesakitan, amin ya robbal alamin.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanaman Obat Keluarga

Oleh : Sinshe Tukidun.S.Ud  Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang ditanam di pekarangan rumah dan digunakan sebagai obat alami un...